Jenis jenis ikan lele yang umum di budidaya di indonesia

  1. MUTIARA.
  2. SANGKURIANG.
  3. BURMA
  4. PYTON
  5. MASAMO
  6. DUMBO


    Masing-masing Strain di atas memiliki kelebihan dan kekurangan sifat sendiri-sendiri, dari mulai kecepatan tumbuh, rasio conversi pakan, hingga ketahanan terhadap virus / bakteri. Kemampuan beradaptasi ‘pun harus di jadikan bahan pertimbangan wajib dalam menentukan jenis atau strain ikan lele yang akan di budidaya. Misalnya jika kita ingin budidaya ikan lele di daerah yang bersuhu rendah / dingin, ( pe gunung-an / dataran tinggi ) maka sebaiknya kita memilih ikan lele yang memiliki sifat tahan terhadap suhu rendah. 
    Contoh strain yang telah di kembangkan untuk mampu tumbuh optimal di suhu dingin adalah 

    • Lele Burma. ( perbaikan dari sifat genetik masamo )
    • Lele Sangkuriang 4. ( perbaikan dari sifat genetika sangkuriang pendahulunya, F1, sangkuriang.  2 dan 3 )
    • Lele Mutiara G3 ( perbaikan dari sifat genetika strain Sangkuriang 2 yang telah di modifikasi oleh para peneliti )

    Ketiga strain di atas di rancang untuk dapat di pelihara / di budidaya optimal di suhu rendah / dingin. Sedangkan untuk para pembudidaya yang berada di daerah bersuhu sedang – panas tidak perlu repot mempelajari kriteria sifat individu strain ikan lele karena bisa di bilang semua strain ikan lele di indonesia hidup optimal di rentang suhu 24-32°C.

    Berikut adalah beberapa contoh ke unggulan sifat individu dari strain ikan lele. 

    1. Burma ; Produktifitas atau jumlah telur banyak, fcr rendah, tahan penyakit kelas C l, kecepatan tumbuh 1:1,2 ( perbandingan dengan lele dumbo).
    2.  Masamo ; Produktifitas Atau jumlah telur banyak ( karena telur berukuran lebih kecil ), kecepatan tumbuh 1:1,4 vs lele Dumbo, tahan terhadap aeromonas D, rentang salinitas = 1,7 ppm.
    3. Sangkuriang ; Produktifitas / jumlah telur sedang, ukuran telur 0,6-0,8mm, FCR rendah ( 0,8-1,0 : 1 ), ruang salinitas suhu lebar ( 20-32°C ).
    4. Mutiara ; Produktifitas atau jumlah telur sedang ( 0,6-0,9mm ), tumbuh lebih cepat, FCR sangat rendah ( 0,6-0,8:1 ), ruang salinitas lebar ( 18-32°C ). Tahan terhadap Aeromonas hdp.
    5. Lele Dumbo ; Karena telurnya yang berukuran besar maka strain ini sangat menguntungan pembudidaya pemijah lele dumbo. Ukuran telur 1-1,2mm.
    • Lele Pyton ; ukuran telur 1-1,2mm. Memiliki ketahanan terhadap virus dan bakteri patogen kelas c. Gerakan lincah. 

        Bisa di lihat jelas pada halaman tabel.